<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Resellerbisnis dotcom &#187; reseller</title>
	<atom:link href="http://www.resellerbisnis.com/category/reseller/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.resellerbisnis.com</link>
	<description>worldwide selling</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 00:33:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>TAKTIK BIASA, HASIL LUAR BIASA..!</title>
		<link>http://www.resellerbisnis.com/2010/03/07/taktik-biasa-hasil-luar-biasa/</link>
		<comments>http://www.resellerbisnis.com/2010/03/07/taktik-biasa-hasil-luar-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 02:59:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hanief</dc:creator>
				<category><![CDATA[reseller]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.resellerbisnis.com/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Berapa jumlah pengunjung blog anda setiap harinya ?
Anda belum puas dengan jumlah kunjungan ke blog anda ?
Ya, tentu setiap bloger pengin blognya ramai  dikunjungi banyak visitors.
Anda mungkin sudah kenal Joko Susilo, founder Joko susilo dotkom, dalam waktu setahun setelah lounching blognya, Joko Susilo berhasil meningkatkan dari 50 visitors menjadi 7000 pengunjung setiap harinya.
Peningkatan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berapa jumlah pengunjung blog anda setiap harinya ?<br />
Anda belum puas dengan jumlah kunjungan ke blog anda ?<br />
Ya, tentu setiap bloger pengin blognya ramai  dikunjungi banyak visitors.</p>
<p>Anda mungkin sudah kenal Joko Susilo, founder Joko susilo dotkom, dalam waktu setahun setelah lounching blognya, Joko Susilo berhasil meningkatkan dari 50 visitors menjadi 7000 pengunjung setiap harinya.</p>
<p>Peningkatan yang pesat tersebut, menurut Joko karena ia menggunakan kiat kiat tertentu. Kiat kiat itulah yang ia jadikan ebook rumusan rahasiablogging.<span id="more-182"></span></p>
<p>Namun, tentu saja Joko Susilo didukung pula oleh mini websitenya yang telah lebih dulu terkenal yakni <a href="http://www.formulabisnis.com/?id=bigbang">FORMULABISNIS</a> yang telah menjadikan dia seorang milyader internet </p>
<p>Perpaduan antara RahasiaBlogging dan rasa ratusan ribu member serta fans formulabisnis sangatlah ampuh mendatangkan visitors ke blog-nya.</p>
<p>Selain memberi konten yang membius pengunjung baru untuk kembali berkunjung dan kemudian menjadi pengunjung setia blog Joko, ada juga optimasi dan plugin yang di instal ke dalam blog sehingga blog menjadi interaktif</p>
<p>Cara cara optimasi dan plugin dibahas dengan cukup tuntas dalam ebook rahasiablogging. Bagi anda yang baru memulai ngeblog, sebaiknya memiliki ebook ini agar tidak kebingungan dengan dunia internet yang penuh pernik pernik software.</p>
<p>Rasanya lebih murah dan mudah menggunakan rumusan rahasia bloggingnya Joko Susilo daripada coba coba sana sini, menghabiskan waktu dan biaya koneksi internet.</p>
<p>Bagi yang sudah memiliki blog, juga penting memiliki rumusan bloggingnya JS ini. anda akan lebih mampu melakukan optimasi blog anda sehingga mendapatkan traffic yang melimpah. Pada gilirannya akan lebih baik memonetize blog anda seperti yang diungkapkan Joko Susilo dalam salah satu modulnya.</p>
<p>Step by step yang sangat rinci di tunjukkan Joko Susilo lebih banyak untuk blog yang berplatform Wordpress. Sebelum memiliki Rahasia blogging saya sangat kesulitan menginstal wordpress. Tapi tidak setelah mengikuti langkah langkah dalam Rahasia Blogging.</p>
<p>Cara yang ditunjukkan Joko Susilo memudahkan saya, bahkan sekaligus mengoptimasi website baru saya dalam search enggine. Sehari setelah web saya online, saya coba masukkan keyword di google, telah muncul di urutan kedua dari sekitar 1.300.000 hasil telusur Google untuk keyword yang sama. Anda bisa cek saat ini dengan keyword [reseller bisnis]</p>
<p>RahasiaBlogging didistribusi dengan metode reseller dengan komisi 50%. anda dapat menjadi reseller RB setelah anda menjadi member dengan membeli ebook ini.</p>
<p>Keseluruhan materi RahasiaBlogging akan menjadi ilmu yang sangat berharga bagi anda yang berminat mengembangkan blog anda menjadi blog yang sukses. </p>
<p>Dengan harga 250 ribu rupiah dan garansi 100% uang kembali. Bila anda tidak dapat meningkatkan performa blog anda setelah menerapkan kiat Rahasia Blogging ini selama 1 tahun, Joko akan mengembalikan uang anda.</p>
<p>Anda sebaiknya  memiliki Rahasia Blogging, khususnya anda yang ingin menekuni internet marketing melalui monetize blog anda. Setelah memiliki RahasiaBlogging anda dapat langsung menghasilkan uang dengan menjadi reseller seperti yang saya lakukan di Resellerbisnis ini</p>
<p><a href="http://www.rahasiablogging.com/?id=big1">Klik di sini untuk memiliki RahasiaBlogging.<br />
</a></p>
<p>Salam sukses<br />
Ahmad Hanif<br />
resellerbisnis owner<br />
Lampung-Indonesia</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.resellerbisnis.com/2010/03/07/taktik-biasa-hasil-luar-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RESELLER HALAL atau HARAM</title>
		<link>http://www.resellerbisnis.com/2010/02/14/reseller-halal-atau-haram/</link>
		<comments>http://www.resellerbisnis.com/2010/02/14/reseller-halal-atau-haram/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 10:57:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hanief</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[reseller]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis reseller]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.resellerbisnis.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Sempat saya berpikir; tak perlulah memposting tulisan ini…mungkin bisa menjadi polemic yang tidak mengenakkan hati saya sendiri sehubungan saya juga menjalankan reseller. Jangan2 hanya membuat saya ragu dan setengah hati melakukan reseller. Padahal setiap sesuatu yang dijalankan setengah hati, anda tahu sendiri hasilnya seperti apa&#8230;
Namun setelah pikir2 perlu juga untuk mendaptkan tanggapan dari rekan2. Setelah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-149" title="free_1873460" src="http://www.resellerbisnis.com/wp-content/uploads/2010/02/free_18734601.jpg" alt="free_1873460" width="120" height="65" />Sempat saya berpikir; tak perlulah memposting tulisan ini…mungkin bisa menjadi polemic yang tidak mengenakkan hati saya sendiri sehubungan saya juga menjalankan <em>reseller</em>. Jangan2 hanya membuat saya ragu dan setengah hati melakukan <em>reseller</em>. Padahal setiap sesuatu yang dijalankan setengah hati, anda tahu sendiri hasilnya seperti apa&#8230;</p>
<p>Namun setelah pikir2 perlu juga untuk mendaptkan tanggapan dari rekan2. Setelah mendapat tanggapan dari rekan2, saya berharap makin mantap.</p>
<p>Mantap dengan metode ini atau mantap mendelete blog dengan tag line ‘reseller spesialist’ ini…</p>
<p>Reseller adalah menjual produk milik orang lain  setelah memiliki produk tersebut.<br />
Ada juga reseller yang tanpa harus  memiliki produk tersebut namun bisa menjual sering disebut free reseller. Ia hanya menjualkan produk orang lain.</p>
<p>Istilah yang gampang “makelar”.  Kira kira begitu…<br />
Kerennya affiliasi..<br />
Hanya berdasarkan ‘ndobos’ saja, bila ada produk yang terjual, maka ‘makelar’ tadi akan mendapatkan komisi sebagai imbal jasa merekomendasikan produk tersebut.</p>
<p>Oya, anda tahu ‘ndobos’ ?<span id="more-144"></span><br />
Ndobos arti yang negatip adalah omong2 kosong. Tetapi arti yang lebih luas sebenarnya adalah omong2 tentang segala hal, termasuk merekomendasikan satu hal atau satu produk kepada orang lain yang diajak bicara..</p>
<p>Tentu saja kalau di internet ya tidak omong2 lisan… tapi bisa saja berupa chat, email, review produk atau  bahkan hanya sekalimat iklan yang disertai link ke sebuah produk di internet seperti begini:</p>
<p><a href="http://www.rahasiablogging.com/?id=big1">klik di sini untuk mengetahui rahasia blog spektakuler</a><br />
Atau<br />
<a href="http://www.rahasiasearchengine.com/?id=searcheo">ingin tahu caranya agar blog anda no 1 di search engine google atau yahoo ? klik di sini</a></p>
<p>Kalau review produk contohnya  seperti ini, <a href="http://www.formulabisnis.com/?id=bigbang">tiga langkah bisnis menghasilkan uang di internet&#8230;</a></p>
<p>Review prooduk atau iklan singkat itulah mengajak orang membeli sebuah produk. Tentu saja anda tidak boleh bohong  dan tetap dalam koridor <a href="http://www.resellerbisnis.com/2009/08/03/etika-bisnis-reseller">etika reseller </a>dalam menjelaskan (mereview) sebuah produk)</p>
<p>Lalu apakah reseller halal atau haram ?</p>
<p>Tergantung…</p>
<p>1.    Tergantung pada produk apa yang anda rekomendasikan. Bila produknya haram ya menjualnya juga haram dong. Kalo pruduknya bohong2an (baca menipu, gadungan, merugikan pihak lain), ya jelas tidak halal.</p>
<p>Sebab itu,  bila anda seperti saya, menjalani lakon sebagai reseller, ya harus pilih pilih produk yang akan dijual ulang. Jangan sampai anda me-resell produk gadungan !</p>
<p>2.    Tergantung bagaimana cara anda merekomendasikan atau ‘mengiklankan’ produk.<br />
Bila cara anda mengiklankan dengan bumbu kalimat yang disertai kebohongan, maka cara itu menjadi tidak halal…</p>
<p>Begitulah, saya berkeyakinan reseller tetap satu metode yang netral. Sebagai alat ia bisa menjadi halal atau haram tergantung bagaimana menjalankan &#8216;alat&#8217; tersebut.</p>
<p>Atau anda punya pendapat atau argumen yang lain ? mohon sharing dikolom komentar…</p>
<p>salam,<br />
Ahmad Hanif<br />
Part timer e-marketer.</p>
<p>klik gambar, untuk mendapatkan E-book Rahasia Blog ( harga Rp.250 ribu)</p>
<p><a href="http://www.rahasiablogging.com/?id=big1"><img class="alignleft size-full wp-image-145" title="resellerbisnis11" src="http://www.resellerbisnis.com/wp-content/uploads/2010/02/resellerbisnis11.gif" alt="resellerbisnis11" width="59" height="66" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.resellerbisnis.com/2010/02/14/reseller-halal-atau-haram/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MENGAPA BISNIS RESELLER ?</title>
		<link>http://www.resellerbisnis.com/2010/01/29/mengapa-bisnis-reseller/</link>
		<comments>http://www.resellerbisnis.com/2010/01/29/mengapa-bisnis-reseller/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 08:39:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hanief</dc:creator>
				<category><![CDATA[reseller]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis reseller]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.resellerbisnis.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Satu kali di toko buku Gramedia,  saya menemukan sebuah buku berjudul Kaya dari internet marketing karangan Suwandi Chow ( halo pak Suwandi..).  Sayangnya versi online sudah habis..sold out kata pak Suwandi,  rupanya ebook bisa habis juga ya ? he he he&#8230; Sekarang beliau meluncurkan Kaya Dari Facebook Marketing

Bersamaan dengan itu saya mulai mengenal internet- hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-129" title="enaknya reseller" src="http://www.resellerbisnis.com/wp-content/uploads/2010/01/enaknya-reseller.jpg" alt="enaknya reseller" width="100" height="67" />Satu kali di toko buku Gramedia,  saya menemukan sebuah buku berjudul Kaya dari internet marketing karangan Suwandi Chow ( halo pak Suwandi..).  Sayangnya versi online sudah habis..sold out kata pak Suwandi,  rupanya ebook bisa habis juga ya ? he he he&#8230; Sekarang beliau meluncurkan <a href="http://www.kayadarifacebookmarketing.com">Kaya Dari Facebook Marketing</a><a href="http://www.tipsakti.com"><br />
</a><br />
Bersamaan dengan itu saya mulai mengenal internet- hanya bisa menjalankan browser untuk membuka sebuah web &#8211; membuat alamat email juga gak bisa.</p>
<p>Namun saya benar2 tertarik dengan isi bukunya pak Suwandi itu. Namun apa daya&#8230;saya tidak punya alat untuk connect internet.  Tak patah semangat saya berusaha.  Bagaimana saya mendapatkan koneksi internet silahkan baca <a href="http://www.resellerbisnis.com/tiga-langkah-mudah-menciptakan-mesin-uang-versi-formulabisnis-com/">di sini&#8230;</a></p>
<p>Mengenal bisnis di internet dari Forbisnya pak <a href="http://www.jokosusilo.com">Joko Susilo</a> yang mengajarkan tiga langkah: # menciptakan produk#membuat sebuah web penjualan# dan # Menciptakan kunjungan ke web penjualan yang telah dibuat.</p>
<p>Saya sedang membuat sebuah produk informasi seperti yang diajarkan pak Joko ketika saya mencoba menjadi <em>reseller</em> <a href="http://www.formulabisnis.com/?id=bigbang" target="_blank">Formulabisnis</a> dan <a href="http://www.rahasiablogging.com/?id=big1">Rahasia Blogging.</a></p>
<p>Eh, ternyata jadi <em>reseller</em> itu enak juga&#8230;maka jadilah saya menjalankan <em>reseller</em>.</p>
<p>Sekarang saya me-resell lebih banyak produk. Produk informasi yang saya create rencana sih akan digratiskan saja&#8230;.<br />
<span id="more-128"></span><br />
Jadi mengapa <em>bisnis reseller </em>?</p>
<p>Karena banyak kelebihan <em>resellerbisnis</em>, diantaranya;</p>
<p>1. Tidak perlu pusing membuat produk (karena sudah ada produk orang lain yang akan kita resell tentunya kita tidak perlu membuat produk sendiri kan ?)</p>
<p>2. Hanya perlu mengajak orang ke URL <em>reseller</em>, selanjutnya ditangani oleh pemilik produk. paling2 follow up via sms.</p>
<p>3. Tidak perlu membuat gudang  produk digital karena sudah disiapkan oleh pihak pemilik produk</p>
<p>4. Komisi instant 50%- 70% dari setiap penjualan</p>
<p>5.Tidak wajib membuat website / blog dan mengurusnya yang tentunya membutuhkan biaya. hanya perlu menyebarkan URL reseller. Namun saya lebih suka membuat satu blog reseller untuk memudahkan promo. sekali promo satu &#8216;gerombol&#8217; produk <em>reseller</em> teriklankan.</p>
<p>6. Pasar produk internet sangat luas, sampai mancanegara. Kalau produknya berbahasa indonesia juga masih mungkin ke luar negerai. Bukankah banyak pekerja dan orang Indonesia yang sekarang berada di LN ?</p>
<p>7. Tidak perlu memproses order atau melayani pertanyaan calon pelanggan atau member.</p>
<p>8. Kerja dari rumah, warnet atau dari mana pun</p>
<p>9. Bisa mendapatkan uang kapan pun, bahkan saat tidur! kapan pun, bila ada yang meng-klik dan melakukan pembayaran order.</p>
<p>Begitulah enaknya <strong>bisnis reseller</strong>.  Anda mau coba atau sudah coba&#8230;</p>
<p>Sukses selalu;<br />
A. Hanif<br />
Lampung-Indonesia<br />
========================================<br />
<script src="http://h1.flashvortex.com/display.php?id=3_1267546086_6071_314_0_468_60_8_19" type="text/javascript"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.resellerbisnis.com/2010/01/29/mengapa-bisnis-reseller/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ETIKA BISNIS RESELLER&#8230;</title>
		<link>http://www.resellerbisnis.com/2009/08/03/etika-bisnis-reseller/</link>
		<comments>http://www.resellerbisnis.com/2009/08/03/etika-bisnis-reseller/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 02:16:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hanief</dc:creator>
				<category><![CDATA[reseller]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.resellerbisnis.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Untuk ketentraman kemasyarakatan diperlukan pedoman yang mengatur tata kehidupan sosial kemasyarakatan. Pedoman tersebut berupa undang undang atau peraturan pemerintah. Ada juga hukum adat yang diakui masih digunakan di Indonesia.
Kesemuanya itu mengatur kehidupan legal formal dalam masyarakat kita sehingga tercipta ketentraman dan kedamaian dalam masyarakat.
Untuk ketentraman pribadi ada yang disebut dengan etika. Etika adalah ilmu tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-101" title="bisnis reseller" src="http://www.resellerbisnis.com/wp-content/uploads/2009/08/bisnis-reseller1.jpg" alt="bisnis reseller" width="120" height="109" />Untuk ketentraman kemasyarakatan diperlukan pedoman yang mengatur tata kehidupan sosial kemasyarakatan. Pedoman tersebut berupa undang undang atau peraturan pemerintah. Ada juga hukum adat yang diakui masih digunakan di Indonesia.</p>
<p>Kesemuanya itu mengatur kehidupan legal formal dalam masyarakat kita sehingga tercipta ketentraman dan kedamaian dalam masyarakat.</p>
<p>Untuk ketentraman pribadi ada yang disebut dengan etika. Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral(akhlak)</p>
<p>Bila seseorang melanggar etika maka akan terjadi konflik di dalam dirinya. Dengan kalimat lain,  konflik etika terjadi internal dalam diri seseorang.</p>
<p>Bila pelanggaran etika ini menyangkut orang lain dan timbul tuntutan dari pihak lain tersebut maka muncullah konflik etikolegal.<span id="more-100"></span><br />
Selama tidak diadukan pihak lain, pelanggaran etik tidak akan menjadi konflik legal (hukum), namun&#8230;apakah kita akan mengabaikan etika?</p>
<p>Seharusnya tidak bukan? karena etika inilah yang akan membingkai kebahagiaan kita. bila anda mengabaikan etika, anda akan dihakimi oleh hati nurani. perasaan bersalah akan menghantui anda&#8230;dan itu menjadi penghalang bagi kebahagiaan. Padahal kita menginginkan kebahagiaan bukan ?</p>
<p>Etika adalah penjaga ketentraman hati&#8230;</p>
<p>Sementara itu kesuksesan dalam dunia bisnis termasuk <em>reseller bisnis </em>sangat tergantung dengan kepercayaan. Dengan etika yang baik maka orang mudah percaya dan anda lebih mudah menggapai kesuksesan, sebaliknya tanpa etik atau memiliki etika yang buruk orang akan kehilangan kepercayaan dan bisnis akan gagal.</p>
<p>Sebab itulah dalam dunia bisnis apalagi di internet (dan bila kita ingin bahagia), menjaga etika yang baik menjadi sebuah keharusan&#8230;</p>
<p>Saya coba renungkan, setidaknya ada 6 etika apa saja yang mesti di miliki oleh seorang yang menjalankan bisnis reseller. Saya coba sharing dengan anda&#8230;</p>
<p>1. Tidak overklaim. Tidak melebih lebihkan produk <strong>reseller</strong>. bila reseller melakukan overklaim itu sudah merupakan &#8216;penipuan&#8217;. prospek yang bergabung akan kecewa. hal yang sering saya lihat di luaran sana&#8230;Jadi jangan mengecewakan calon member. jangan overclaim.</p>
<p>2. Melakukan follow up sewajarnya. tidak seperti sales yang telalu agresif dan membuat kita jengah (segan).</p>
<p>3. Tanamkan dalam hati keinginan untuk benar benar membantu prospek mendapatkan produk yang diperlukan. benar benar ingin membantu, bukan saja untuk kepentingan pribadi (bisa closing penjualan).</p>
<p>4. Beri produk yang berkualitas, bukan produk sal-asalan. Dengan demikian anda membantu prospek memperoleh barang yang dia butuhkan.</p>
<p>5. Walau kadang2 mereka perlu dorongan untuk memutuskan, beri waktu pada prospek untuk memutuskan. Tetapi bila follow up anda berlebihan mereka bisa jadi akan &#8216;takut&#8217; dan berpikir jangan2 ini penipuan? masih banyak orang yang belum memahami bagaimana e bisnis itu (btw, saya juga newbie..hick3x)</p>
<p>6. Tidak menjual di bawah harga banderol&#8230; karena persaingan seperti ini bisa merusak mekanisme pasar.(wah ini mungkin debatable, karena beberapa reseller ada yang beri &#8216;discount&#8217; = jual di bawah harga yang ditentukan).</p>
<p>Maybe, masih banyak etik yang harus dimiliki oleh seorang reseller. anda mau menambahkan ?</p>
<p>Sukses selalu,</p>
<p>Ahmad Hanif<br />
ResellerBisnis.com<br />
Lampung-Indonesia</p>
<p>====================================================</p>
<p><a href="http://www.rahasiablogging.com/?id=big1"><img class="alignnone size-full wp-image-102" title="book2" src="http://www.resellerbisnis.com/wp-content/uploads/2009/08/book2.gif" alt="book2" width="185" height="251" /></a></p>
<p><a href="http://www.rahasiablogging.com/?id=big1">klik di sini untuk mendapatkan rahasia blog spektakuler</a></p>
<p><a href="http://www.rahasiasearchengine.com/?id=searcheo"><br />
</a></p>
<p><a href="http://www.rahasiasearchengine.com/?id=searcheo">ingin tahu rahasia search engine ? klik di sini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.resellerbisnis.com/2009/08/03/etika-bisnis-reseller/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RESELLERBISNIS ITU; PROMOSI dan PROMOSI lagi&#8230;</title>
		<link>http://www.resellerbisnis.com/2009/07/22/resellerbisnis-itu-promosi-dan-promosi-lagi/</link>
		<comments>http://www.resellerbisnis.com/2009/07/22/resellerbisnis-itu-promosi-dan-promosi-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 14:22:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hanief</dc:creator>
				<category><![CDATA[reseller]]></category>
		<category><![CDATA[online economic]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[reseller bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.resellerbisnis.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Anda sering membaca di situs2  internet, orang bosan dengan mode resellerbisnis, karena harus promosi dan promosi lagi. sedang yang untung pemilik merchant, katanya&#8230;
coba anda buka google.co.id di halaman 1 dengan keyword reseller bisnis, anda pasti baca keluhan itu dalam tiga sampai empat situs.
Apakah memang begitu&#8230;?
Cari di halaman 1 google (saat saya publish post ini),  apakah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-85" title="reseller-bisnis" src="http://www.resellerbisnis.com/wp-content/uploads/2009/07/reseller-bisnis1.jpg" alt="reseller-bisnis" width="125" height="125" />Anda sering membaca di situs2  internet, orang bosan dengan mode <em>resellerbisnis</em>, karena harus promosi dan promosi lagi. sedang yang untung pemilik merchant, katanya&#8230;</p>
<p>coba anda buka google.co.id di halaman 1 dengan keyword reseller bisnis, anda pasti baca keluhan itu dalam tiga sampai empat situs.<br />
Apakah memang begitu&#8230;?</p>
<p>Cari di halaman 1 google (saat saya publish post ini),  apakah situs ini (resellerbisnis dotkom)  mencerminkan kebosanan ?</p>
<p>Menurut saya keharusan berpromosi bukan saja bagi reseller saja. Tetapi juga bagi pemilik produk. Bayangkan anda memiliki sebuah produk. tentu saja anda juga harus berpromosi dan promosi lagi bila anda menginginkan produk anda dikenal orang dan laku.</p>
<p>Sedang bagi reseller, berpromosi dan promosi lagi merupakan konsekuensi dari metode bisnis yang dia pilih, dan nyatanya jadi reseller itu dipilih oleh sebagian besar orang di dunia online/ offline.</p>
<p>Di dunia offline, lihat toko retail dan warung2. sejatinya mereka juga reseller juga bukan..?<br />
Hanya mereka sangat mengandalkan promosi yang dilakukan pemilik produk, dan menunggu prospek yang membeli di warung/ tokonya.<span id="more-83"></span></p>
<p>Di internet tentu saja kita tidak bisa mengandalkan promosi yang dilakukan pemilik produk/ merchant. karena kita hanya akan mendapatkan profit bila terjadi transaksi melalui link situs blog/ web milik kita atau URL reseller kita. Dengan demikian kita bukan saja mempromosikan produk tetapi juga harus mempromosikan situs/URL kita.</p>
<p><strong>Resellerbisnis </strong>bisa menyenangkan, bisa membosankan-seperti juga semua model bisnis-.</p>
<p>Anda yang &#8216;malas&#8217; promosi pakai saja PPC.Pay per click. anda bayar setiap ada yang melakukan klik apada iklan anda yang dipasang oleh jaringan pemasang iklan. anda tidak perlu membayar walau iklan anda ditampilkan sekian kali. bila iklan anda sering tampil tetapi jarang yang melakukan klik, anda perlu awas, jangan jangan iklan anda tidak menarik &#8230;?!</p>
<p>Anda bisa juga melakukan promosi manual pasang iklan di situs situs iklan gratis. memang melelahkan dan membosankan, seperti pertama kali saya lakukan <strong>resellerbisnis</strong> ini. saya pasang sendiri satu persatu- benar benar manual satu persatu- walau ditampilkan belum tentu iklan saya diklik orang. lagipula setiap 2-3 menit iklan saya bergeser ke bawah, digeser oleh iklan berikutnya yang dipasang oleh orang lain. makin tertumpuk di bawah makin kecil dilirik orang bukan..?</p>
<p>Akhirnya saya beralih ke PPC, lebih enjoy. selain ditampilkan di lebih banyak situs, hitung punya hitung biaya koneksi internet saat pasang iklan gratis sekitar 300 rupiah ( saya pake koneksi dengan modem HP/kartu seluler) tidak berbeda jauh dengan biaya PPC. Saya pilih harga klik di kisaran 400 rp.</p>
<p>Di sisi lain, saya berpikir ekonomi dunia maya (internet economic, online economic) akan terus bergerak dengan adanya situs  pemasang iklan dan situs yang beriklan.</p>
<p>So, untuk ikut mendukung online economic (yang sudah super besar) dan motto <em>resellerbisnis</em> dotkom: reseller specialist, saya coba konsisten di jalur ini.</p>
<p><a href="http://www.formulabisnis.com/?id=bigbang">btw kalau sudah mantap pengin juga metode bisnis lain.<br />
</a><br />
Ahmad Hanif<br />
Lampung-Indonesia<br />
<a href="http://www.rahasiablogging.com/?id=big1"><br />
<img class="alignleft size-full wp-image-86" title="bookmonetzRB" src="http://www.resellerbisnis.com/wp-content/uploads/2009/07/bookmonetzRB3.gif" alt="bookmonetzRB" width="185" height="251" /> MONETIZE  BLOG ANDA atau INGIN BUAT BLOG POWERFULL ?</a></p>
<p><a href="http://www.caramembuatwebsite.com/?id=cbuatweb"><br />
</a></p>
<p><a href="http://www.caramembuatwebsite.com/?id=cbuatweb">INGIN BUAT WEBSITE ?</a><img class="aligncenter size-medium wp-image-88" title="headercmw" src="http://www.resellerbisnis.com/wp-content/uploads/2009/07/headercmw-300x58.jpg" alt="headercmw" width="300" height="58" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.resellerbisnis.com/2009/07/22/resellerbisnis-itu-promosi-dan-promosi-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MENGAPA ANDA HANYA ME-RESELL SEDIKIT PRODUK SAJA ?</title>
		<link>http://www.resellerbisnis.com/2009/07/17/mengapa-anda-hanya-me-resell-sedikit-produk-saja/</link>
		<comments>http://www.resellerbisnis.com/2009/07/17/mengapa-anda-hanya-me-resell-sedikit-produk-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 07:27:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hanief</dc:creator>
				<category><![CDATA[reseller]]></category>
		<category><![CDATA[reseller bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.resellerbisnis.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Itu pertanyaan yang sering saya terima ketika orang melihat resellerbisnis.com hanya me-resell sedikit produk, tepatnya hanya 2 produk.
Ya. saat ini resellerbisnis.com memang hanya me-resell 2 produk. Saya selalu menjawab pertanyaan tersebut dengan 2 alasan:
1.    Dengan dua produk itu saja anda sudah dapat memulai bisnis di internet.
2.    Dan ini yang terpenting,
a. Bisnis internet itu bisa menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Itu pertanyaan yang sering saya terima ketika orang melihat <em>resellerbisnis</em>.com hanya me-resell sedikit produk, tepatnya hanya 2 produk.</p>
<p>Ya. saat ini resellerbisnis.com memang hanya me-resell 2 produk. Saya selalu menjawab pertanyaan tersebut dengan 2 alasan:</p>
<p>1.    Dengan dua produk itu saja anda sudah dapat memulai bisnis di internet.<br />
2.    Dan ini yang terpenting,</p>
<p>a. Bisnis internet itu bisa menjadi rumit kalau anda mengikuti semua rumusan atau formula yang ditawarkan banyak marketer         internet.<br />
b. Bisnis di internet memang dapat bermacam macam cara. Ada yang illegal dan masih banyak yang legal. Yang benar benar legal             bila anda ikuti semuanya bisa membuat anda pening, apalagi bila anda terjebak yang illegal…anda pasti tertipu !.<br />
c. Saking banyaknya cara, saya yakin anda tidak akan focus. Ketidakfokusan bisa membuat anda gagal, atau setidaknya frustasi             dan merasa sangat berat mengelola bisnis anda.<br />
d. Dua produk yang saya resell di sini, merupakan system/ cara bisnis paling sistematis dan fair.</p>
<p>Perhatikan step stepnya</p>
<p>•    Membuat produk<br />
•    Menciptakan sarana untuk menjual yaitu berupa website,<br />
•    Menjual dan menawarkan produk dengan berpromosi</p>
<p>Bukankah dalam jual beli konvensional (offline) juga seperti pola itu ?<span id="more-62"></span></p>
<p>Bila anda tidak punya atau belum mempunyai sebuah produk, ya juallah produk milik orang lain dengan cara seperti saya, menjadi <em>reseller.</em></p>
<p>Tampak sederhana ?<br />
Memang bisnis itu sederhana. Dan hanya sesederhana itu… Kita tak seharusnya membuat sulit khan&#8230;?</p>
<p>Dalam berpromosi anda disarankan  menggunakan blog/ website, karena lebih mudah untuk branding produk anda…<br />
Tetapi bila anda tidak mau membuat web atau blog, ya langsung anda promosikan URL website replika yang biasanya diberi oleh pemilik produk/ merchant.</p>
<p>Saya juga ditanya, apakah resellerbisnis.com tetap akan menjual 2 produk itu saja ?</p>
<p>Saya jawab: Tentu saja tidak ! Saya akan terus mencari produk yang bermanfaat bagi orang banyak yang kelak akan saya ‘pajang’ dalam web ini.</p>
<p>Tetapi saya akan selektif…sekali lagi hanya produk yang sungguh sungguh bermanfaat bagi orang banyak.</p>
<p>Saya telah jumpai beberapa produk yang ‘cukup’ bermanfaat. Namun disertai kerumitan dalam menerapkannya. Saya belum bisa ‘memajangnya’ di sini.</p>
<p>Jadi saya terus mencari…</p>
<p>Anda punya ?</p>
<p>Salam sukses</p>
<p>Ahmad Hanif<br />
Lampung- Indonesia<br />
owner <strong>ResellerBisnis</strong></p>
<p><a href="http://www.rahasiablogging.com/?id=big1"><br />
</a></p>
<p><a href="http://www.rahasiablogging.com/?id=big1"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-80" title="boxRB" src="http://www.resellerbisnis.com/wp-content/uploads/2009/07/boxRB-150x150.gif" alt="boxRB" width="150" height="150" />KLIK DI SINI UNTUK MEMPEROLEH RAHASIABLOGGING</a></p>
<p>==============================================================</p>
<p><a href="http://www.asetmandiri.com/?id=bismandiri"><img class="aligncenter size-full wp-image-81" title="468x60" src="http://www.resellerbisnis.com/wp-content/uploads/2009/07/468x603.gif" alt="468x60" width="468" height="60" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.resellerbisnis.com/2009/07/17/mengapa-anda-hanya-me-resell-sedikit-produk-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
