Resellerbisnis dotcom

worldwide selling

ANDA BERESIKO UNTUK PAILIT ?

Awalnya tulisan ini saya maksudkan untuk posting blog gratisan saya di blogspot. Dulu, saya berencana membuat blog untuk meraup dollar dari google adsense, tetapi kreasi blog saya batalkan, sehubungan saat itu ada masalah (tidak punya) koneksi internet.

Setelah punya jaringan internet, malah jadinya blog yang sekarang ini anda hadapi.

Namun sudahlah, rencana kan bisa berubah sesuai dengan prioritas A-B atau C yang kita pilih bukan ?

Saat buka buka ‘my document lamaku’ ada satu tulisan yang berjudul ‘SAAT PUNYA UANG, MENGAPA “KEBUTUHAN” MENGEJAR SAYA ?’.

Dengan sedikit edit sana sini jadilah postingan seperti yang saya hidangkan untuk anda ini. Yok nikmati…

Setiap orang memiliki factor resiko tinggi untuk menjadi miskin. Tidak peduli berapapun banyaknya uang anda, anda dapat jatuh miskin bila memiliki factor resiko tersebut.

Faktor resiko tersebut adalah; mengedepankan keinginanan, dan (tanpa menyadarinya) menomorduakan kebutuhan.

Bombardier iklan di media televise semakin menutupi kesadaran bahwa barang yang kita beli hanya sekedar keinginan dan bukan kebutuhan.  Anda harus membedakan keinginan dan kebutuhan

Kebutuhan adalah sesuatu yang harus diprioritaskan karena merupakan sesuatu yang wajib diadakan seperti sembako, listrik, dst.

Sementara keinginan adalah sesuatu yang dapat ditiadakan atau setidaknya ditunda, seperti HP keluaran terbaru atau baju baru padahal sudah memiliki sekian banyak baju dll.

Pada dasarnya kebutuhan memiliki batas sedangkan keinginan tidak terbatas.  Keinginan anda berjalan sejauh apa yang anda inginkan…jadi bila anda menonjolkan keinginan, seberapa jauh keuangan anda akan mengejarnya….?

Anda yang memiliki penghasilan 7 angka, saat ini untuk memenuhi kebutuhan tentu saja cukup. Namun bila untuk memenuhi keinginan tentu saja saya yakin…kekurangan.

Bila anda tetap tak mengendalikan diri untuk menuruti keinginan anda itu ? maaf, anda akan mendapat masalah besar dikemudian hari.

Jadi seberapapun penghasilan anda, untuk dapat aman  secara financial anda harus bertanya apakah hal yang akan anda beli itu SEBUAH KEBUTUHAN ATAUKAH SEBUAH KEINGINAN ?.

Anda bisa bilang: ‘ah, saya membeli sedikit saja barang yang saya inginkan, memang bukan kebutuhan, tapi kan hanya sedikit, hanya barang barang kecil saja’.

Eit, anda mesti berhati hati dan jangan meremehkan hal yang kecil. Ingat kata pepatah: ‘Waspadalah terhadap pengeluaran kecil yang tak perlu. Kebocoran kecil menenggelamkan perahu besar, dan bahkan orang besar, bisnis besar serta negara besar’

Jadi intinya anda harus konsisten menjawab pertanyaan apakah hal yang anda beli merupakan kebutuhan anda atau hanya keinginan saja.

Banyak orang yang tetap miskin karena mereka tak dapat bertahan dari godaan untuk membeli sesuatu yang tidak mereka butuhkan.

Sekali lagi anda harus melatih diri untuk mendahulukan kebutuhan anda dibanding dengan keinginan anda.

Setelah anda terlatih membedakan mana keinginan mana kebutuhan serta tindakan yang sesuai dengan kebutuhan, berarti anda bisa menghilangkan factor resiko untuk pailit dan jatuh miskin.

Selain itu anda harus memperbesar sumber penghasilan anda untuk memperkuat aspek financial anda. Strategi dan formulanya klik di sini

‘Konsultasikan dengan dompetmu sebelum engkau berkonsultasi dengan keinginanmu’ adalah secuil kata bijak dalam merencanakan keuangan anda.

salam sukses.

Ahmad Hanif

part timer e-marketer

Metro-Lampung

5 Responses to “ANDA BERESIKO UNTUK PAILIT ?”

  • Eastman says:

    Amazing to be visiting your blog again, it has been a few months for me. Fine this post which i’ve been waited for so long. I would like this post to achieve my job in the school, it provides same topic with your post. Many thanks, great reveal this.

  • ahmad dawawin says:

    Untuk urusan Perasaan senang,bahagia, atau perasaan agar selalu dapat berbuat baik kepada orang lain, itu termasuk keinginan ataukah kebutuhan? Apakah juga harus konsultasi ke dompet saya?

    • hanif says:

      @ blog inspirasi, salam kenal juga. Betul mas, mata gelap kita banyak dipengaruhi oleh alam bawah sadar yang didoktrin konsumerisme melalui iklan di media.
      @Ahmad Dawawin, perasaan agar selalu berbuat baik itu keinginan atau kebutuhan??…wah pertanyaannya dalam sekali mas…saya jawab dangkal saja ya, yang dalam saya tunggu tulisannya mas Dawawin untuk jadi co-writer di blog ini(btw tak teras kita sudah 25 tahun tak berjumpa ya).
      Pada dasarnya kita dikarunia keinginan untuk berbuat baik, dan kebutuhan untuk berbuat baik dalam mencapai kebahagiaan hidup…
      Apakah untuk berbuat baik harus konsultasi ke dompet ?..Sepertinya tidak mas…wkwkwk. saya tunggu tulisannya mas…

  • Seringkali kita ‘gelap mata’ dalam berbelanja, membeli barang2 yg sebenranya tidak perlu…walau tampaknya sepele, namun kebiasaan seperti ini lama-lama bisa menguras uang kita…Thanks buat tips manajemen uangnya, mas Ahmad…
    salam kenal :)

  • leGEMMA says:

    Normally, teachers are willing to examine the good essay creative writing ability of some their students, but not all good students can to write professionally just because of lack of time and other reasons. Therefore, a paper writing service will help to compose the term paper thesis very fast.

  • Leave a Reply